Ketua DPD Demokrat NTB Tersandung Kasus, Made Rai Ditunjuk Jadi PLT

Ketua DPD Demokrat NTB Tersandung Kasus, Made Rai Ditunjuk Jadi PLT

Sabtu, 29 November 2025, November 29, 2025

 


RadarBumigora.Com.Mataram – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat mengambil langkah cepat untuk menjaga stabilitas organisasi di Nusa Tenggara Barat (NTB). Langkah tersebut diambil menyusul proses hukum yang tengah menjerat Ketua DPD Demokrat NTB, Indra Jaya Usman (IJU), terkait dugaan kasus dana siluman.


Sebagai tindak lanjut, DPP secara resmi menunjuk Si Made Rai Edi Astawa, S.Sos., M.P.M., sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi NTB. Sebelum penunjukan ini, Made Rai merupakan Sekretaris I Badan Pembinaan Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi (BPOKK) DPP Partai Demokrat.


Ketua Umum Partai Demokrat, Dr. H. Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa partainya menghormati penuh proses penegakan hukum yang sedang berjalan. Ia memastikan bahwa Badan Hukum dan Pengamanan Partai (BHPP) telah memberikan pendampingan hukum kepada IJU.


“Keputusan ini adalah wujud komitmen Partai Demokrat untuk menjunjung tinggi integritas sekaligus memastikan organisasi terus bergerak dan melayani masyarakat,” ujar AHY di Jakarta, Jumat.


AHY menambahkan bahwa penunjukan PLT merupakan langkah organisatoris yang diperlukan. “Kami bergerak cepat agar roda organisasi tidak terhenti. Penunjukan PLT penting untuk menjamin kesinambungan kepemimpinan dan menjaga soliditas kader di NTB,” jelasnya.


Made Rai bukan sosok baru dalam dunia organisasi dan sosial politik. Latar belakangnya sebagai mantan perwira TNI memberi pengalaman strategis. Selama dinas aktif, ia pernah menjabat sebagai Komandan Batalyon Infanteri 743/PSY di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, sehingga memahami dengan baik dinamika sosial politik di kawasan Nusa Tenggara.


Usai menerima mandat, Made Rai langsung turun melakukan konsolidasi. Didampingi Deputi BPOKK DPP Wilayah Bali Nusra, ia menggelar pertemuan dengan seluruh Ketua DPC se-NTB, Pengurus DPD, serta Anggota Fraksi Demokrat DPRD NTB.


Pertemuan tersebut digelar untuk membangkitkan semangat, memulihkan moral kader, dan memperkuat soliditas pasca-kasus yang menimpa ketua sebelumnya.


“Kondisi internal Partai Demokrat di NTB solid dan terkonsolidasi. Seluruh kader siap menjalankan arahan Ketua Umum dan memperjuangkan aspirasi masyarakat NTB,” tegas Made Rai.


Mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Demokrat, masa tugas Made Rai sebagai PLT Ketua DPD NTB maksimal satu tahun. Masa jabatan tersebut akan berakhir setelah digelarnya Musyawarah Daerah (Musda) atau Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) untuk memilih ketua definitif. (Red).

TerPopuler