RadarBumigora.Com. Mataram – Bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah menjadi momentum istimewa bagi keluarga besar MAN 1 Mataram.
Di tengah suasana penuh berkah, MAN 1 Mataram menggelar uji publik tahfidz Al-Qur’an 10 hingga 30 juz di Aula terbuka halaman Madrasah, Jum'at (27/2/10).
Kegiatan uji tahfidz itu menghadirkan langsung Prof. Dr. KH. M. M Zaidi Abdad. Kehadiran ulama kharismatik tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi para peserta yang tampil membacakan hafalan di hadapan dewan penguji, guru, dan siswa lainnya.
Kepala MAN 1 Mataram, Drs. H. Lalu Syauki MS, M.Pd menyampaikan, uji publik tahfidz ini bukan sekadar ajang evaluasi kemampuan hafalan, tetapi juga bentuk komitmen madrasah dalam mencetak generasi Qur’ani yang unggul dan berakhlak mulia.
“Ramadan adalah bulan Al-Qur’an. Melalui uji publik ini, kami ingin menghadirkan suasana spiritual yang kuat sekaligus memberikan apresiasi kepada para siswa yang telah menuntaskan hafalan 10 hingga 30 juz,” ujarnya.
Menurutnya, pelaksanaan uji publik secara terbuka menjadi bagian dari transparansi sekaligus penguatan mental siswa. Dengan tampil di ruang terbuka, para hafidz dan hafidzah dilatih untuk percaya diri serta siap menjadi duta Al-Qur’an di tengah masyarakat.
Sementara itu, Prof. Zaidi Abdad dalam arahannya menegaskan pentingnya menjaga kualitas hafalan, tidak hanya kuantitas. Ia mengingatkan bahwa menjadi penghafal Al-Qur’an merupakan amanah besar yang harus dijaga dengan kedisiplinan dan keikhlasan.
“Hafalan 30 juz bukan akhir dari perjalanan, tetapi awal dari tanggung jawab untuk terus murajaah dan mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.
Suasana haru dan khidmat menyelimuti setiap sesi pengujian. Lantunan ayat suci yang menggema di halaman madrasah seolah menjadi “suara yang dirindukan” di bulan penuh ampunan ini.
Kegiatan tersebut ditutup dengan doa bersama serta ungkapan syukur. Pihak madrasah berharap, melalui ikhtiar ini lahir generasi Qur’ani yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam iman dan takwa.(Red).
