Perumahan Griya Taman Sari Berpeluang Jadi Percontohan Kampung Tertib Lalu Lintas di NTB
Daftar Isi
RadarBumigora.Com.Lobar – Komitmen menciptakan budaya disiplin berlalu lintas terus diperkuat. Salah satunya melalui penilaian Kampung Tertib Berlalu Lintas yang menyasar lingkungan pemukiman. Kamis (23/4/2026).
Perumahan Griya Taman Sari, Desa Terong Tawah, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, mendapat kunjungan langsung Tim Penilai dari Korlantas Polri.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WITA itu menjadi bagian dari evaluasi nasional untuk mengukur tingkat kesadaran masyarakat dalam menerapkan keselamatan berkendara di lingkungan tempat tinggal.
Kehadiran tim pusat tersebut sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas.
Tim penilai dipimpin Kombes Pol Hamka Mappaita. Turut mendampingi, AKP Hermansyah selaku Ps Kasi Dikmas Subdit Kamsel Ditlantas Polda NTB dan Ipda Supriadi dari Satlantas Polres Lombok Barat.
Kehadiran mereka disambut antusias oleh warga, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat.
Kapolres Lombok Barat AKBP Yasmara Harahap melalui Kapolsek Labuapi Iptu I Nyoman Rudi Santosa mengapresiasi kesiapan warga mengikuti penilaian tersebut.
Menurutnya, program Kampung Tertib Berlalu Lintas bukan sekadar ajang lomba, melainkan bentuk edukasi berkelanjutan bagi masyarakat.
“Kami melihat antusiasme warga sangat tinggi. Harapannya, Griya Taman Sari bisa menjadi contoh bagi wilayah lain, sehingga keselamatan berlalu lintas benar-benar menjadi kebutuhan,” Ungkapnya.
Dalam penilaian itu, tim melakukan pengecekan menyeluruh. Mulai dari ketersediaan rambu lalu lintas, kejelasan marka jalan, hingga pengaturan jalur keluar masuk kendaraan.
Semua aspek tersebut dinilai penting untuk meminimalisir potensi konflik dan kecelakaan di lingkungan perumahan.
Selain itu, fungsi pos kamling juga menjadi perhatian. Termasuk kondisi fisik jalan di dalam kawasan perumahan.
Lingkungan yang tertib secara fasilitas diyakini mampu membentuk perilaku disiplin bagi para penggunanya.
Tak hanya melakukan penilaian, tim juga memberikan edukasi langsung kepada warga.
Masyarakat diingatkan untuk tetap menggunakan helm meski berkendara jarak dekat serta menjaga kecepatan kendaraan, terutama demi keselamatan anak-anak di lingkungan perumahan.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia turut memberikan hadiah kepada warga yang aktif dan memiliki pemahaman baik terkait tertib berlalu lintas.
Langkah ini diharapkan mampu menjaga semangat masyarakat agar tetap konsisten menerapkan budaya disiplin.
Kegiatan berlangsung aman dan lancar hingga pukul 10.00 WITA. Setelah seluruh rangkaian penilaian selesai, tim Korlantas Polri meninggalkan lokasi.
Iptu I Nyoman Rudi Santosa menegaskan, pendampingan kepada masyarakat akan terus dilakukan pasca-penilaian. Ia berharap kesadaran yang sudah terbentuk dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas, dimulai dari lingkungan terkecil.
“Kalau ini konsisten, bukan tidak mungkin Griya Taman Sari menjadi percontohan Kampung Tertib Lalu Lintas di NTB,” pungkasnya.
Ditempat yang sama RT 1 GTS, Heru Kusnadi menyampaikan apresiasi kepada jajaran kepolisian yang telah memberikan penilaian kepada perumahan GTS sebagai contoh Kampung Tertib Lalu Lintas.
"Kami bersyukur, Perumahan GTS menjadi contoh kampung tertib lalu lintas. Tentu mewakili warga GTS siap mensukseskan program tersebut,"(Red).
