Berkah Tabungan Kurban, SMAN 1 Wanasaba Sembelih 10 Ekor Sapi

Daftar Isi

 

RadarBumigora.Com.Lombok Timur – Semangat berbagi dan gotong-royong mewarnai pelaksanaan kurban di SMAN 1 Wanasaba pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. 

Melalui program tabungan kurban yang dicicil selama satu tahun penuh, sekolah tersebut berhasil menyembelih 10 ekor sapi untuk dibagikan kepada masyarakat, guru, tenaga tata usaha (TU), hingga siswa.

Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban berlangsung di halaman SMAN 1 Wanasaba pada hari kedua Idul Adha, Kamis (28/5/2026). 

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kepala Cabang Dinas (KCD) Dikpora Provinsi NTB Wilayah II, Supriadi, S.Pd., M.Pd., pengurus komite sekolah, dewan guru, staf TU, serta seluruh siswa.

Kepala SMAN 1 Wanasaba, Jumaah, S.Pd.I., M.Pd., mengatakan enam ekor sapi berasal dari kelompok kurban guru dengan sistem iuran sebesar Rp2,5 juta per orang.

Sementara yang tidak ikut kelompok guru dan TU iuran antara 200,000-400.000 perorang di tambah dengan sumbangan ikhlas siswa. Untuk 4 ekor sapi bekerjasama dengan islamic relif. 

Baik yang kelompok qurban maupun yang belajar qurban Di cicil selama 1 tahun dan ditambah dengan hasil kerjasama dengan Islamic Relif.

“Alhamdulillah tahun ini kami bisa melaksanakan kurban 10 ekor sapi. Enam ekor dari kelompok kurban guru, sementara empat ekor lainnya bekerja sama dengan Islamic Relif. Dimana, sistem beli sapi di islamic relif itu beli satu dapat 2. Nah untuk SMAN 1 Wanasaba tahun ini kami beli 2 dan dapat 4 ekor ,”Ungkapnya.

Menurut Jumaah, program tabungan kurban menjadi salah satu sarana pembelajaran untuk menanamkan nilai keikhlasan, kebersamaan, dan kepedulian sosial di lingkungan sekolah. 

Sistem tabungan yang dicicil selama setahun dinilai mampu meringankan peserta sehingga lebih banyak guru dan pegawai dapat ikut berkurban.

“Kami ingin membangun budaya berbagi di lingkungan sekolah. Dengan sistem menabung selama setahun, akhirnya banyak guru dan pegawai bisa ikut berkurban,” katanya.

Daging kurban kemudian didistribusikan kepada sekitar 1.500 penerima yang terdiri dari masyarakat sekitar sekolah, guru, pegawai TU, dan seluruh siswa SMAN 1 Wanasaba.

Untuk diketahui bahwa, dalam Momentum berkurban ini sejatinya tidak lain untuk menanamkan nilai berbagai kepada sesama.

“Kami ingin memanfaatkan momen ini untuk menumbuhkan rasa kepedulian dan kebersamaan di lingkungan sekolah,"Harapnya.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga pendidik dan kependidikan di SMAN 1 Wanasaba serta siswa dan warga panitia yang telah ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan ibadah kurban tahun ini. 

Menurutnya, kebersamaan dan semangat gotong royong menjadi kunci suksesnya kegiatan tersebut.

“Semoga segala bentuk pengorbanan, tenaga, waktu, materi, dan kerja sama yang telah diberikan menjadi amal ibadah yang diterima Allah SWT serta membawa keberkahan bagi keluarga besar SMAN 1 Wanasaba dan keluarga kita semua,” imbuhnya.

Proses penyembelihan hewan kurban dilakukan dengan memperhatikan aspek kebersihan, kesehatan, dan ketentuan syariah. Setelah proses pemotongan selesai, panitia langsung mendistribusikan daging kurban kepada masyarakat sekitar, terutama yang membutuhkan.

Untuk itu, pihaknya  berharap semangat ukhuwah Islamiyah dan gotong royong di SMAN 1 Wanasaba terus terjaga dan di tahun mendatang dan berharap bisa lebih banyak lagi.

“Mudah-mudahan di tahun-tahun mendatang jumlah hewan kurban bisa lebih banyak lagi,” harapnya.


Sementara itu, Kepala Cabang Dinas (KCD) Dikpora Provinsi NTB Wilayah II, Supriadi, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi semangat kebersamaan yang dibangun pihak sekolah melalui program tersebut.

Ia menilai program tabungan kurban layak menjadi contoh bagi sekolah lain dalam menumbuhkan nilai sosial dan religius di lingkungan pendidikan.

“Ini sangat positif karena bukan hanya tentang ibadah kurban, tetapi juga pendidikan karakter, kebersamaan, dan kepedulian terhadap sesama,”(Red).