Lapas Lobar Maksimalkan Lahan, Edamame Jadi Komoditas Baru

Daftar Isi

 


RadarBumigora.Com.Lobar – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lombok Barat terus menggenjot program pembinaan kemandirian bagi warga binaan. 

Terbaru, lapas di wilayah Lombok Barat ini mulai mengembangkan budidaya edamame sebagai komoditas baru di lahan pertanian seluas 0,9 hektare.

Langkah ini dilakukan setelah sebelumnya sukses membudidayakan cabai. Kini, lahan yang ada tidak dibiarkan kosong, melainkan dimanfaatkan untuk tanaman edamame yang dinilai memiliki nilai ekonomi tinggi serta prospek pasar yang menjanjikan.

Program ini melibatkan langsung warga binaan. Selain untuk mengisi waktu secara produktif, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pembinaan berbasis keterampilan kerja.

Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Irfan Diansyah, mengatakan pemilihan edamame merupakan strategi menjaga kesinambungan program pertanian di dalam lapas.

“Setelah panen cabai, kami tidak ingin lahan menjadi tidak produktif. Karena itu kami beralih ke edamame yang masa tanamnya relatif singkat dan peluang pasarnya cukup baik,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).

Ia menjelaskan, proses penanaman dilakukan bertahap dengan memperhatikan aspek teknis budidaya. Warga binaan juga mendapat pendampingan agar memahami seluruh tahapan, mulai dari pengolahan lahan hingga perawatan tanaman.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Lombok Barat, M. Fadli, menegaskan program tersebut tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga proses pembinaan.

“Kami ingin warga binaan memiliki keterampilan nyata yang bisa dimanfaatkan ketika kembali ke masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, diversifikasi komoditas seperti edamame menjadi langkah penting untuk meningkatkan produktivitas lahan sekaligus membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak.

Dengan inovasi tersebut, Lapas Lombok Barat diharapkan mampu terus menghadirkan program pembinaan yang produktif, serta mencetak warga binaan yang mandiri dan siap kembali berdaya di tengah masyarakat. (Red).