Pisah Kenang Angkatan XXIV, Kepsek SMAN 1 Pringgasela Tekankan Ridho Orang Tua
RadarBumigora.Com.Lotim – Suasana haru dan penuh makna mewarnai acara Pisah Kenang Kelas XII Angkatan XXIV SMAN 1 Pringgasela yang digelar Rabu (13/5/2026).
Acara pisah kenang mengusung tema “Birrulwalidain, Taat dan Bakti kepada Orang Tua Jalan Sukses dan Bahagia Sepanjang Masa” itu menjadi momentum pelepasan siswa sekaligus penguatan nilai moral dan akhlak bagi para lulusan.
Kepala SMAN 1 Pringgasela, Taufik Fansuri menyampaikan rasa bangga atas capaian para siswa selama menempuh pendidikan. Ia berharap para lulusan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau memasuki dunia kerja dengan bekal ilmu dan karakter yang telah dibangun selama di sekolah.
“Ini adalah hasil kerja keras bersama. Kami berharap anak-anak kami dapat menjadi pribadi yang sukses dan membawa nama baik sekolah di manapun berada,” ungkapnya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga restu dan ridho orang tua sebagai kunci kesuksesan hidup.
“Kejar dan raihlah dengan sungguh-sungguh apa yang ingin kalian capai, tetapi jangan sampai kehilangan apa yang mesti kalian jaga, yakni restu dan ridho orang tua,” pesannya di hadapan para siswa dan Orang tua wali serta tamu Undangan.
Ia juga mengingatkan agar pendidikan tinggi dan kecerdasan yang dimiliki tidak membuat seseorang melupakan adab kepada orang tua, terutama ibu.
“Jangan sekali-kali pendidikan dan kecerdasan membuat kalian meninggikan suara kepada seorang ibu yang telah mengajari kalian berbicara,” ujarnya penuh haru.
Menurutnya, pengorbanan seorang ibu tidak akan pernah bisa terbalaskan. Bahkan dalam setiap perjuangan dan peluh seorang ibu, terdapat kemuliaan yang dijanjikan Allah SWT bagi anak-anak yang berbakti.
“Di telapak kaki ibu yang penuh debu dan peluh, Allah tempatkan surga buat kalian,” tuturnya.
Acara pisah kenang tersebut berlangsung khidmat dan diwarnai suasana emosional. Tangis haru siswa, guru, dan orang tua pecah saat prosesi pelepasan siswa kelas XII dilakukan.
Di akhir sambutannya, Taufik Fansuri menyampaikan salam penuh kasih kepada seluruh siswa yang akan melanjutkan perjalanan hidup masing-masing.
“Salam rindu dan cinta dari seorang ayah,” Salamnya.
Sementara Kepala Cabang Dinas (KCD) Dikpora Provinsi NTB Wilayah II, Supriadi, S.Pd., M.Pd memberikan apresiasi kepada pihak sekolah, dewan guru, serta orang tua yang telah berperan aktif dalam mendidik dan membimbing siswa hingga menuntaskan pendidikan.
“Pelepasan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang anak-anak kita dalam menggapai cita-cita. Kami berharap para lulusan dapat terus menjaga nama baik almamater dan mampu bersaing di jenjang berikutnya,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam melanjutkan pembinaan karakter anak setelah lulus dari sekolah. Menurutnya, sinergi antara sekolah dan keluarga menjadi kunci dalam mencetak generasi unggul dan berdaya saing.
“Peran orang tua sangat penting dalam mengawal masa depan anak. Kolaborasi yang baik antara sekolah dan keluarga akan melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam karakter,”(Red).

