SMAN 1 Gerung Kembali Torehkan Prestasi Internasional
RadarBumigora.Com.Lobar – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Kabupaten Lombok Barat. Siswa SMAN 1 Gerung, Shafa Saleh, berhasil meraih medali Silver Award pada ajang International Science Technology and Engineering Competition (ISTEC) 2026 yang digelar di Bali pada 7–10 Mei 2026.
Kompetisi internasional tersebut mengusung tema “Elevating Innovation for a Sustainable Future” dan diikuti sebanyak 125 tim dengan total 268 peserta dari 14 negara. Bangladesh, Bosnia and Herzegovina, Burkina Faso, Cambodia, Egypt, India, Indonesia, Jordan, Malaysia, Pakistan, Philippines, Turkey, United States, dan Zimbabwe.
Ajang bergengsi itu juga mendapat dukungan dari sejumlah lembaga nasional, salah satunya Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Keberhasilan yang diraih Shafa menjadi kebanggaan tersendiri bagi dunia pendidikan dibawah naungan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Provinsi NTB.
Raihan prestasi ini sekaligus sebagai upaya untuk mewujudkan visi “NTB Makmur Mendunia” dibawah kepemimpinan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal dan Wakil Gubernur Indah Dhamayanti Putri. Pasalnya, kompetisi tingkat internasional tersebut diikuti para pelajar berbakat dari berbagai negara yang menampilkan kemampuan dan inovasi terbaik di bidang sains, teknologi, dan rekayasa.
Dalam ajang tersebut, Shafa Saleh mampu menunjukkan kualitas dan daya saing hingga sukses membawa pulang penghargaan Silver Award.
Kepala SMAN 1 Gerung, M. Ridwan Helmy, M.Pd mengaku bangga atas capaian yang diraih siswanya tersebut. Menurutnya, prestasi itu menjadi bukti bahwa pelajar Lombok Barat mampu bersaing dengan peserta dari berbagai negara.
“Ini menjadi bukti bahwa siswa Lombok Barat mampu bersaing di ajang internasional. Semoga prestasi ini dapat menginspirasi generasi muda lainnya untuk terus belajar, berinovasi, dan berani tampil di tingkat global,” ujar Ridwan saat dikonfirmasi, Rabu (13/5/2026).
Ia mengatakan, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja keras siswa, peran guru pembimbing, sekolah dan orang tua dalam mendorong lahirnya generasi berprestasi. Pihak sekolah juga memberikan apresiasi tinggi atas capaian yang diraih Shafa Saleh.
“Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan bagi sekolah dan masyarakat Lombok Barat. Kami berharap ke depan semakin banyak siswa yang mampu mengikuti jejak serupa dan membawa nama daerah di level internasional,” katanya.
Menurut Ridwan, ajang ISTEC merupakan kompetisi internasional yang mempertemukan pelajar berbakat dari berbagai negara di bidang sains, teknologi, dan rekayasa.
Adapun beberapa negara yang mengikuti grand finalis diantaranya, Malaysia, India, Zimbabwe, Bosnia herzegovina dan Indonesia.
Selain menjadi wadah kompetisi, kegiatan itu juga menjadi sarana pertukaran ide, inovasi, serta pengalaman antar peserta dari berbagai negara.
Ia menambahkan, SMAN 1 Gerung telah mengikuti ajang ISTEC selama tiga tahun berturut-turut. Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah dalam mendorong siswa untuk terus berprestasi dan berani tampil di level internasional.
Prestasi yang diraih Shafa Saleh diharapkan menjadi motivasi bagi pelajar lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan akademik maupun inovasi di bidang teknologi dan sains. (Red).
