SMAN 1 Wanasaba Tekankan Akhlak dan Ibadah Saat Pelepasan Siswa

Daftar Isi

 


RadarBumigora.Com.Lotim – Acara tasyakkuran kelulusan sekaligus penyerahan kembali 346 siswa kelas XII SMAN 1 Wanasaba kepada orang tua yang berlangsung khidmat dan meriah, Sabtu (9/5/2026). Kegiatan yang digelar di lingkungan sekolah tersebut dihadiri sekitar 1.000 undangan.

Hadir dalam kegiatan itu Camat Wanasaba, Kapolsek Wanasaba, pengurus komite sekolah, para kepala desa di sekitar sekolah, wali murid, dewan guru, tenaga kependidikan, hingga perwakilan siswa kelas X dan XI.

Suasana acara semakin religius dengan hadirnya qoriah internasional, Ustazah Yuni Wulandari yang merupakan Juara II Tilawah Tingkat Internasional di Kuala Lumpur, Malaysia. Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibawakannya membuat suasana haru dan menyentuh para hadirin.

Dalam kesempatan tersebut, pihak sekolah juga memberikan penghargaan kepada 10 besar siswa berprestasi dari masing-masing jurusan. Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja keras siswa selama menempuh pendidikan di SMAN 1 Wanasaba.

Tak hanya itu, penghargaan juga diserahkan kepada siswa peraih Juara I dan II Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten Lombok Timur.

Kepala SMAN 1 Wanasaba, Jumaah, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan pesan khusus kepada para orang tua agar terus mengawasi perkembangan anak-anak mereka, terutama dalam penggunaan telepon genggam di era digital saat ini.

“Peran orang tua sangat penting di era digital saat ini. Awasi penggunaan HP anak-anak dan jangan berhenti memberi motivasi serta doa agar mereka rajin belajar,” ujarnya.



Kepada para siswa kelas XII, ia juga menekankan pentingnya menjaga akhlak, ibadah, dan etika setelah menyelesaikan pendidikan di bangku SMA.

“Setelah tamat dari SMAN 1 Wanasaba, kami berharap seluruh siswa tetap menjaga sholat lima waktu, rajin belajar untuk meraih masa depan, berbakti kepada orang tua, hormat kepada guru, dan menjaga adab di mana pun berada,” tambahnya.

Acara tasyakkuran semakin semarak dengan berbagai penampilan siswa, mulai dari tari tradisional, pembacaan puisi, hingga pertunjukan monolog yang mendapat apresiasi meriah dari para tamu undangan.

Kegiatan tersebut menjadi momentum penuh makna, tidak hanya sebagai seremoni perpisahan, tetapi juga bentuk rasa syukur atas keberhasilan siswa menyelesaikan pendidikan sekaligus penguatan nilai moral, religius, dan budaya bagi generasi muda. (Red).