SMKN 3 Mataram Lepas 598 Alumni, Pesan Tegas: Berani Ciptakan Peluang

Daftar Isi

 


RadarBumigora.Com.Mataram – SMKN 3 Mataram resmi melepas 598 alumni Angkatan ke-55 Tahun Pelajaran 2025/2026 dalam kegiatan pengembalian siswa dari pihak sekolah dan komite kepada orang tua siswa, kemarin. 

Pelepasan berlangsung penuh haru dan sarat pesan moral tentang masa depan generasi muda.

Kegiatan yang dihadiri jajaran komite sekolah, orang tua wali murid, dewan guru, serta tenaga kependidikan itu tidak sekadar menjadi seremoni kelulusan. Momentum tersebut dijadikan ruang refleksi bagi para siswa yang akan memasuki dunia kerja maupun pendidikan lanjutan.

Kepala SMKN 3 Mataram, Sulman Haris, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan pesan  kepada seluruh lulusan agar tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi mampu menciptakan peluang dan solusi di tengah perubahan zaman yang semakin cepat.

“Kelulusan bukan garis akhir. Kelulusan adalah garis start. Hidup tidak hanya bertanya tentang ijazah, tetapi apa yang bisa kalian lakukan, masalah apa yang bisa kalian selesaikan, dan manfaat apa yang bisa kalian hadirkan bagi orang lain,” ujarnya di hadapan ratusan siswa dan wali Siswa.

Ia menegaskan lulusan SMK tidak boleh merasa rendah diri. Menurutnya, SMK merupakan tempat lahirnya generasi terampil, kreatif, produktif, dan siap berkarya di tengah masyarakat.

“Jangan pernah merasa kecil karena kalian lulusan SMK. Kalian bukan pilihan kelas dua. Dunia membutuhkan orang yang mampu menyelesaikan masalah,” tegasnya.

Dalam suasana penuh haru, pihak sekolah juga mengembalikan para siswa kepada orang tua setelah selama tiga tahun menjalani proses pendidikan dan pembinaan di sekolah. 

Ia menyebut para alumni telah mengalami banyak proses pembelajaran, mulai dari kedisiplinan, keterampilan hingga pembentukan karakter.

Ia mengingatkan para lulusan agar tidak hanya menunggu lowongan pekerjaan, melainkan mulai berani membangun usaha dan menciptakan peluang secara mandiri. 

Menurutnya, perubahan dunia kerja akibat perkembangan teknologi menuntut generasi muda lebih adaptif dan inovatif.

“Jangan hidup hanya menunggu lowongan. Jadilah manusia yang berani menciptakan jalan. Kemerdekaan sejati adalah ketika seseorang mampu berpikir merdeka, berkarya, dan mandiri secara ekonomi,” katanya.

Selain kepada siswa, pihak sekolah juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang selama ini mendukung proses pendidikan anak-anak mereka. Di balik keberhasilan para siswa, terdapat pengorbanan besar orang tua baik tenaga, waktu maupun biaya pendidikan.

“Kami mengembalikan putra-putri Bapak/Ibu dengan penuh rasa bangga. Mereka mungkin belum sempurna, tetapi mereka telah bertumbuh dan memiliki bekal untuk melangkah lebih jauh,” ucapnya.

Bukan hanya itu, Atas nama pimpinan  menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses pendidikan masih terdapat kekurangan dalam pelayanan maupun pembinaan siswa. Namun demikian, seluruh guru disebut telah berupaya mendidik dengan penuh tanggung jawab dan kasih sayang.

Sementara itu, Ketua Komite SMKN 3 Mataram, Prof. Dr. H. Lukman Hakim, M.Pd menyampaikan apresiasi atas sinergi yang selama ini terjalin antara sekolah, orang tua dan seluruh unsur pendidikan. 

"Alhamdulillah Kerja sama yang telah kita bangun bersama menjadi pondasi dalam mengantarkan anak-anak kita menjadi generasi penerus harapan bangsa," Ucapnya.

Selain itu, bahwa kekompakan selama ini menjadi nilai tersendiri dalam mendukung berbagai program sekolah. Bahkan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan siswa hingga lulus.

Acara pelepasan berlangsung khidmat dan ditutup dengan doa bersama untuk seluruh alumni agar mampu menjadi generasi yang sukses, mandiri, berakhlak, dan mampu membawa nama baik almamater di tengah masyarakat.(Red).