1.397 Siswa Jalani AAS, Didukung 350 Perangkat
RadarBumigora.com.Mataram– Sebanyak 1.397 siswa SMKN 3 Mataram mengikuti Asesmen Akhir Sumatif (AAS) yang mulai digelar Selasa (2/6). Pelaksanaan asesmen berbasis komputer tersebut berlangsung lancar tanpa kendala berarti dengan dukungan lebih dari 350 perangkat yang disiapkan sekolah.
AAS dijadwalkan berlangsung hingga 9 Juni mendatang. Dari total peserta, sebanyak 705 siswa berasal dari kelas X dan 692 siswa kelas XI. Seluruh peserta mengikuti asesmen secara bertahap di 17 ruang laboratorium komputer yang telah disiapkan.
Kepala SMKN 3 Mataram, Sulman Haris, mengatakan AAS menjadi bagian penting dalam sistem evaluasi pembelajaran di sekolah. Selain mengukur capaian hasil belajar siswa selama satu semester, asesmen juga menjadi dasar penentuan kenaikan kelas.
“Pelaksanaan AAS ini memiliki peran penting sebagai alat ukur capaian hasil belajar peserta didik sekaligus evaluasi akhir untuk memastikan ketercapaian kompetensi pembelajaran selama satu semester,” ujarnya.
Menurut Sulman, hasil asesmen nantinya menjadi salah satu acuan dalam menentukan kenaikan kelas bagi siswa kelas X dan XI. Di sisi lain, hasil tersebut juga menjadi bahan evaluasi bagi sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan AAS, sekolah menyiapkan lebih dari 350 perangkat yang terdiri dari komputer, laptop, All in One (AIO), hingga tablet. Seluruh perangkat telah melalui proses pengecekan dan uji coba sebelum digunakan.
Persiapan matang tersebut membuahkan hasil. Pada hari pertama pelaksanaan, tidak ditemukan kendala teknis yang mengganggu jalannya asesmen. Jaringan internet yang menjadi komponen utama dalam ujian berbasis komputer juga berfungsi dengan baik.
“Alhamdulillah, pelaksanaan hari pertama berjalan lancar dan sesuai prosedur yang telah ditetapkan. Tidak ada kendala berarti, terutama pada jaringan internet. Ini menunjukkan kesiapan panitia dan tim teknis yang telah bekerja maksimal,” katanya.
Sulman memberikan apresiasi kepada seluruh panitia, proktor, teknisi, dan pengawas yang terlibat dalam persiapan maupun pelaksanaan asesmen. Menurutnya, kelancaran pelaksanaan hari pertama tidak lepas dari kerja sama seluruh pihak.
“Kami menyampaikan penghargaan kepada seluruh panitia, proktor, teknisi, dan pengawas yang telah bekerja keras sehingga kegiatan ini dapat berlangsung sesuai harapan,” ucapnya.
Selama asesmen berlangsung, sekolah juga menerapkan sejumlah aturan untuk menjaga ketertiban. Siswa diwajibkan hadir tepat waktu serta mengenakan seragam dan atribut sekolah secara lengkap. Penataan tempat duduk peserta di setiap ruang asesmen juga diatur untuk meminimalkan potensi kerja sama saat mengerjakan soal.
Pihak sekolah berharap pelaksanaan AAS dapat berlangsung lancar hingga hari terakhir sehingga proses evaluasi pembelajaran berjalan optimal dan menghasilkan capaian yang objektif sebagai dasar pengambilan keputusan akademik.
“Kami berharap pelaksanaan AAS ini terus berjalan lancar sampai selesai sehingga tujuan asesmen sebagai alat evaluasi hasil belajar siswa dapat tercapai secara maksimal,”(Red).
