Jasindo dan APA NTB Bersinergi Lindungi Pelaku UMKM

Daftar Isi

 

RadarBumigora.Com.Mataram - Memasuki usia ke 53 PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo)  tahun ini, sebagai bagian dari ekosistem BUMN di bawah naungan Indonesia Financial Group (IFG), Jasindo terus berperan aktif dalam mendorong transformasi sektor keuangan nasional, terutama sektor asuransi kerugian. 

‎Di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), keberadaan Jasindo semakin dikenal masyarakat. Terutama dalam memberikan rasa aman terhadap aset yang dimiliki maupun keselamatan diri.

‎"Alhamdulillah keberadaan Jasindo di Lombok, dan NTB pada umumnya terus mengalami pertumbuhan, dan bisa berkontribusi menumbuhkan rasa aman bagi masyarakat dalam hal perlindungan aset mereka," kata Manajer Kantor Perwakilan Jasindo Mataram, Ida Bagus Shamkara Agung, Selasa 2 Juni 2026, di Mataram.

‎Menurut Bagus, di usia ke 53 tahun ini Jasindo akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat di Lombok dan NTB secara umum.

‎"Untuk capaian tahun ini, Jasindo di Lombok dan NTB secara umum terus bertumbuh. Artinya ada manfaat yang dirasakan masyarakat. Baik aset harta benda, rumah, dan kecelakaan diri, semua bisa kita tanggung. Sehingga ada rasa aman ketika masyarakat keluar atau bekerja," katanya.

‎Bagus mengatakan, selain asuransi perlindungan untuk aset dan kecelakaan diri, saat ini Jasindo Mataram juga terus mengembangkan program yang menyentuh UMKM dan pekerja informal.

‎"Kami juga sedang menjalin kerjasama dengan Assosiasi Pedagang Asongan (APA) NTB. Di mana para pelaku UMKM bisa mendapatkan manfaat asuransi kecelakaan diri selama mereka beraktivitas," jelasnya.

‎Lebih jauh Bagus mengatakan, di usia 53 tahun ini Jasindo melangkah sebagai Perusahaan yang tak hanya mampu bertahan menghadapi tantangan, tetapi juga konsisten melakukan transformasi demi menjawab kebutuhan perlindungan strategis masyarakat Indonesia. 

‎“Usia 53 bukan sekadar angka. Ini adalah refleksi atas perjalanan panjang yang penuh tantangan dan pembuktian bahwa Jasindo mampu terus berdiri tegak dan memberikan nilai nyata bagi Indonesia, terkhusus di Lombok NTB, tentunya dengan menjalin kemitraan bersama pemerintah, lembaga, dan Assosiasi yang ada,” ujar Bagus.

‎Ia berharap ke depannya, Jasindo akan terus mengembangkan kiprahnya baik di Lombok maupun di seluruh wilayah NTB.



‎Sementara itu, Ketua Assosiasi Pedagang Asongan NTB, Komarudin Ahmad mengatakan, saat ini dari jumlah total anggotanya yang mencapai 8 ribu orang di Lombok dan Sumbawa, APA NTB mendorong 100 anggota di Mataram untuk mendapatkan manfaat dari Jasindo.

‎"Anggota kami keseluruhan di NTB ada 8 ribu orang, baik asongan dan pelaku UMKM. Saat ini sedang kami dorong 100 anggota di Mataram untuk memanfaatkan jaminan kecelakaan diri dan perlindungan aset dari Jasindo," kata Komeng, sapaan akrab Komarudin.

‎Ia mengakui keberadaan Jasindo di Mataram dan NTB secara umum sangat bermanfaat bagi pedagang asongan dan pelaku UMKM, mengingat resiko kecelakaan dan kerugian aset cukup tinggi.

‎"Namanya kita sebagai pekerja informal dan pelaku UMKM tentu banyak resiko saat bekerja, dan keberadaan Jasindo bisa memberikan jaminan rasa aman itu," katanya.

‎Komeng berharap di usia ke 53 tahun ini, Jasindo bisa lebih dikenal masyarakat NTB dan bisa mengkover lebih banyak masyarakat dengan pelayanan yang lebih baik lagi.

‎Asuransi Jasindo merupakan perusahaan asuransi umum dengan kepemilikan 1 lembar saham seri A dwiwarna milik Negara Republik Indonesia dan 424.999 lembar saham Seri B milik PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero). Asuransi Jasindo telah berpengalaman selama lebih dari 50 tahun dalam memberikan perlindungan asuransi bagi pelaku bisnis dan masyarakat Indonesia. Serta terbukti tangguh untuk bangkit dari kondisi yang menantang dan terus berinovasi dalam memberikan pelayanan profesional dan terbaik. 

‎Saat ini Asuransi Jasindo fokus pada pertumbuhan bisnis yang profitable dan sustainable baik pada bisnis penugasan pemerintah maupun non pemerintah, serta memperkuat support business untuk memberikan pelayanan prima kepada nasabah. Asuransi Jasindo juga banyak mendapatkan dukungan reasuradur terkemuka, terutama untuk pertanggungan yang bersifat mega-risk. ‎

‎Asuransi Jasindo juga senantiasa memegang teguh nilai-nilai budaya AKHLAK, sehingga Asuransi Jasindo melakukan pengembangan terhadap tata kelola dan manajemen risiko melalui penerapan GRC (Governance, Risk, dan Compliance) agar Perusahaan dapat menjaga Amanah yang dipercayakan oleh setiap tertanggung. (Red).