Kabid PSMKLB Dikpora NTB Terpukau, SMKN 1 Pringgabaya Layak Masuk Tiga Besar SMK Terbersih di NTB

Daftar Isi

RADARBUMIGORA.Com–Kepala Bidang Pembinaan SMK dan Pendidikan Luar Biasa (PSMKLB) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Provinsi NTB, Hasbi Assyidiqi mengunjungi SMKN 1 Pringgabaya, Jumat, (31/7/2026). Dalam kunjungannya itu, meninggalkan kesan mendalam.

Niat awal yang hanya ingin singgah sejenak namun berubah menjadi kunjungan panjang hingga menjelang berakhirnya jam pelajaran karena terpukau melihat kebersihan lingkungan sekolah, fasilitas, hingga berbagai inovasi karya siswa.

Didampingi Kepala SMKN 1 Pringgabaya, Pathan, S.Pd., M.Pd., beserta jajaran wakil kepala sekolah, Hasbi berkeliling meninjau hampir seluruh sudut sekolah. Mulai dari ruang belajar, area praktik, hingga fasilitas penunjang menjadi perhatian dalam kunjungan tersebut.

Salah satu yang paling menyita perhatian adalah kondisi fasilitas sanitasi sekolah. Hasbi bahkan memeriksa langsung toilet siswa dan memastikan seluruh kran air berfungsi dengan baik. Hasil peninjauan itu diakuinya jauh melampaui ekspektasi.

"Jujur, selama ini persepsi saya menganggap sekolah ini agak kumuh dan penataannya kurang baik. Tapi begitu berkunjung hari ini, semuanya benar-benar di luar ekspektasi saya," ujarnya.

Ia mengaku kagum melihat SMKN 1 Pringgabaya yang memiliki jumlah peserta didik lebih dari 2.000 orang mampu mempertahankan lingkungan sekolah tetap bersih, tertata rapi, dan asri.

Menurutnya, dari sisi kebersihan dan penataan lingkungan, sekolah tersebut layak masuk dalam jajaran tiga besar SMK terbesar dan terbersih di Provinsi NTB.

Usai meninjau lingkungan sekolah, rombongan melanjutkan kunjungan ke bengkel praktik siswa. Di lokasi ini, Hasbi menyaksikan secara langsung aktivitas pembelajaran vokasi sekaligus proses perakitan videotron yang dikerjakan oleh siswa Jurusan Elektronika.

Kualitas hasil karya tersebut membuatnya terkesan. Bahkan, di sela kunjungan, ia sempat berseloroh kepada Kepala SMKN 1 Pringgabaya.

"Kenapa Pak Kepsek selama ini tidak cerita-cerita kalau ada inovasi sebagus ini di SMKN 1 Pringgabaya" Ucapnya.

Menurutnya, kemampuan siswa merancang dan merakit produk teknologi seperti videotron menjadi bukti bahwa pendidikan vokasi di SMKN 1 Pringgabaya berkembang dengan baik dan mampu menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomi.

Meski memberikan apresiasi tinggi, Hasbi mengingatkan agar sekolah tidak cepat berpuas diri. Ia mendorong para guru dan siswa terus melahirkan inovasi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Salah satu gagasan yang disampaikan adalah pengembangan sistem sensor kedisiplinan siswa berbasis teknologi. Sistem tersebut diharapkan mampu bekerja secara otomatis layaknya gerbang pemeriksaan imigrasi di bandara internasional sehingga dapat mendukung peningkatan disiplin peserta didik.Kunjungan tersebut juga membuka peluang kolaborasi antarsekolah.

Kepala SMKN 1 Lembar, Quroni, yang turut hadir dalam rombongan, menyatakan ketertarikannya terhadap videotron hasil karya siswa SMKN 1 Pringgabaya dan berencana memesan produk tersebut.

Selain itu, kedua sekolah juga menjajaki kerja sama pengembangan teknologi berupa drone pemantau sampah yang dirancang untuk membantu memonitor persebaran sampah di kawasan pesisir pantai.

Menjelang berakhirnya kunjungan sebelum pelaksanaan Salat Jumat, Hasbi menyampaikan apresiasi atas kemajuan yang dicapai SMKN 1 Pringgabaya.

Menurutnya, sekolah tersebut menjadi salah satu contoh keberhasilan pengembangan pendidikan vokasi di NTB yang mampu memadukan budaya bersih dengan inovasi teknologi.

"Kunjungan hari ini sangat memuaskan. Dalam waktu dekat, saya pasti akan berkunjung kembali ke SMKN 1 Pringgabaya," pungkasnya.(Red).