KSBN NTB Gandeng Universitas Bumigora Perkuat Pelestarian Budaya

Daftar Isi

RADARBUMIGORA.Com – Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menjajaki kerja sama strategis dengan Universitas Bumigora (UBG) Mataram melalui kegiatan audiensi dan silaturahmi yang digelar di Kampus Universitas Bumigora, Kamis (30/7). 

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal membangun sinergi antara organisasi pelestari budaya dengan kalangan akademisi dalam memperkuat pelestarian seni, budaya, dan kearifan lokal di NTB.

Audiensi dihadiri Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) KSBN NTB, TGH. Hazmi Hamzar, beserta jajaran pengurus dan pimpinan Universitas Bumigora. Dalam pertemuan itu, kedua belah pihak membahas rencana kerja sama yang akan dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) sebagai landasan pelaksanaan program di bidang pendidikan, penelitian, pelatihan, hingga pengabdian kepada masyarakat.

Ketua DPW KSBN NTB, TGH. Hazmi Hamzar, mengatakan kolaborasi dengan perguruan tinggi merupakan langkah strategis dalam menjaga eksistensi seni dan budaya Nusantara di tengah derasnya arus globalisasi. 

Menurutnya, kampus memiliki peran penting sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan yang dapat melahirkan inovasi dalam pelestarian budaya.

"Kami ingin membangun kolaborasi yang berkelanjutan dengan Universitas Bumigora agar seni, budaya, dan kearifan lokal tidak hanya dilestarikan, tetapi juga dikembangkan melalui kajian ilmiah, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat," ujar Hazmi.

Ia menambahkan, kerja sama tersebut diharapkan mampu menggali potensi budaya lokal sebagai kekuatan daerah sekaligus memperkuat peran masyarakat, akademisi, budayawan, dan seniman dalam menjaga warisan budaya bangsa.

"Kami juga ingin mendorong lahirnya generasi muda yang mencintai budaya, memahami identitas bangsanya, serta memiliki daya saing di tingkat nasional maupun global. Pelestarian budaya harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat," tambahnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Bumigora Mataram, Prof. Dr. Ir. Anthony Anggrawan, M.T., Ph.D., menyambut positif inisiatif yang digagas KSBN NTB. Menurutnya, kolaborasi tersebut sejalan dengan komitmen perguruan tinggi dalam menjalankan tridarma, khususnya pada aspek pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

"Pada intinya, kami menyatakan komitmen untuk mendukung berbagai program pelestarian budaya melalui kegiatan tridarma perguruan tinggi, mulai dari pendidikan, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat," ungkap Anthony.

Ia menilai, pelestarian budaya tidak hanya menjadi tanggung jawab komunitas seni, tetapi juga dunia akademik melalui riset, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat berbasis kearifan lokal.

Rencana penandatanganan MoU antara KSBN NTB dan Universitas Bumigora pun diharapkan menjadi pijakan awal bagi terwujudnya kerja sama strategis yang berkelanjutan.

Sinergi tersebut diarahkan untuk menjadikan Universitas Bumigora sebagai salah satu pusat pengembangan, pelestarian, dan penguatan budaya Nusantara di Provinsi NTB.

Melalui kolaborasi ini, kedua institusi optimistis pelestarian seni dan budaya akan semakin kuat karena didukung pendekatan akademik, riset, dan pemberdayaan masyarakat. Upaya tersebut diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi dalam menjaga kekayaan budaya daerah sekaligus memperkuat karakter generasi muda sebagai pewaris budaya Nusantara. (Red)