Pilkades Serentak Lobar 2026, 2.220 Personel Disiapkan Amankan 610 TPS
RADARBUMIGORA.Com – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat mulai mematangkan persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026. Sebanyak 2.220 personel gabungan disiapkan untuk mengamankan 610 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 77 desa.
Kesiapan pengamanan tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lombok Barat yang dipimpin Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha, Senin (27/7).
Rapat yang berlangsung di Ruang Kerja Wakil Bupati Lombok Barat itu juga diakhiri dengan penandatanganan kesepakatan bersama untuk memastikan seluruh tahapan Pilkades berjalan aman, tertib, dan lancar.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Lombok Barat H. Mahnan mengatakan, tahapan Pilkades Serentak 2026 dijadwalkan mulai bergulir pada 5 Agustus 2026. Sementara pemungutan suara akan dilaksanakan pada 9 Desember 2026.
"Untuk Pilkades Serentak Tahun 2026, tahapan akan dimulai pada 5 Agustus 2026, sedangkan pemungutan suara dijadwalkan pada 9 Desember 2026," kata Mahnan.
Dalam pelaksanaannya, Pemkab Lombok Barat menyiapkan 610 TPS. Pengamanan akan melibatkan 2.220 personel gabungan yang terdiri dari unsur Kepolisian, TNI, Satpol PP, dan Linmas.
Selain kesiapan personel dan TPS, pemerintah daerah juga telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp4,05 miliar untuk mendukung seluruh rangkaian tahapan penyelenggaraan Pilkades Serentak 2026.
Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha menegaskan, suksesnya pelaksanaan Pilkades tidak hanya bergantung pada penyelenggara.
Menurutnya, sinergi dan komunikasi antara pemerintah daerah, Forkopimda, penyelenggara, serta seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting untuk menjaga proses demokrasi di tingkat desa tetap berjalan aman dan kondusif.
"Sinergi dan komunikasi yang kuat akan menjadi modal utama untuk mewujudkan Pilkades yang aman, damai, demokratis, dan berkualitas. Kami berharap seluruh pihak dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara profesional sehingga masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan aman dan nyaman," tegasnya.
Usai rapat koordinasi, Pj Bupati secara resmi membuka Rapat Koordinasi Forkopimda Pilkades Serentak Kabupaten Lombok Barat Tahun 2026. Kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan kesepakatan bersama sebagai bentuk komitmen seluruh unsur Forkopimda dan Pemkab Lombok Barat dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama seluruh tahapan Pilkades berlangsung.
Melalui kesepakatan tersebut, seluruh pihak sepakat memperkuat koordinasi, menjaga kondusivitas wilayah, serta memastikan pelaksanaan Pilkades Serentak 2026 berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Sementara Ketua DPRD Kabupaten Lombok Barat, L. Ivan Indaryadi menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, TNI, Polri, penyelenggara pemilu, dan seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif. Menurutnya, stabilitas daerah merupakan tanggung jawab bersama agar seluruh tahapan Pilkades dapat berlangsung dengan lancar, tertib, dan demokratis.
Melalui koordinasi yang solid, diharapkan komitmen seluruh pihak dalam menjaga persatuan dan keamanan di Kabupaten Lombok Barat semakin kuat demi suksesnya Pilkades Serentak Tahun 2026.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri perwakilan Forkopimda Kabupaten Lombok Barat, para Asisten Daerah, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta sejumlah tamu undangan lainnya. (Red)
