SMKN 3 Mataram Sabet Perak LKS Nasional Bidang Robotik
RADARBUMIGORA.Com – SMKN 3 Mataram kembali mengharumkan nama Nusa Tenggara Barat (NTB) di ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Nasional 2026 yang berlangsung di DKI Jakarta tanggal 26 Juli Hingga 1 Agustus 2026.
Melalui bidang Autonomous Mobile Robotics, sekolah vokasi tersebut berhasil meraih medali perak setelah bersaing dengan peserta terbaik dari seluruh Indonesia.
LKS merupakan ajang kompetensi bergengsi bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang diselenggarakan setiap tahun. Sebelum berlaga di tingkat nasional, para peserta harus melalui tahapan seleksi berjenjang mulai dari tingkat kabupaten/kota hingga provinsi.
Pada LKS Nasional tahun ini, SMKN 3 Mataram mengirimkan enam siswa yang berlaga di lima bidang kompetensi.
Untuk cabang Autonomous Mobile Robotics, sekolah mempercayakan Khoiri Abdillah dan Indra Suherman, siswa kelas XII Teknik Elektronika Industri (TEI) A, yang dibimbing guru pendamping Rahul Kurniawan.
Prestasi tersebut menjadi capaian yang patut diapresiasi. Meski belum mampu mempertahankan medali emas yang diraih pada LKS tahun sebelumnya, tim robotik SMKN 3 Mataram tetap sukses membawa pulang medali perak bagi NTB.
Kepala SMKN 3 Mataram, Sulman Haris, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian yang diraih para siswanya.
Menurutnya, LKS bukan sekadar ajang untuk mengejar kemenangan, tetapi menjadi ruang bagi siswa untuk mengasah kompetensi, memperluas pengalaman, sekaligus menunjukkan kualitas pendidikan vokasi.
"LKS ini merupakan ajang promosi diri dalam pembelajaran yang sangat berharga. Lomba ini jangan hanya dianggap sebagai suatu pertandingan semata. Siapa pun yang keluar sebagai pemenang, sejatinya mereka semua adalah pemenang. Kemenangan ini adalah kemenangan kita bersama," ujar Sulman.
Ia menegaskan, seluruh peserta, guru pembimbing, dan sekolah telah mengerahkan kemampuan terbaik selama proses persiapan hingga pelaksanaan lomba.
"Saya yakin ikhtiar maksimal sudah dilakukan oleh kita semua. Semangat untuk SMK seluruh negeri," tambahnya.
Keberhasilan tersebut tidak diraih secara instan. Tim robotik SMKN 3 Mataram telah menjalani persiapan intensif sejak Mei 2026.
Berbagai tahapan dilakukan, mulai dari pendalaman materi, penyempurnaan perangkat robot, latihan praktik, hingga simulasi dan uji coba berulang untuk memastikan performa terbaik saat kompetisi berlangsung.
Dukungan penuh dari sekolah juga menjadi salah satu faktor penting yang menunjang keberhasilan tim. Fasilitas pembelajaran, pendampingan guru, hingga motivasi yang diberikan selama proses latihan menjadi modal utama bagi para siswa untuk tampil kompetitif di tingkat nasional.
Sulman berharap capaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus meningkatkan kompetensi dan semangat berprestasi. Ia menilai filosofi LKS bukan semata-mata tentang bertanding, melainkan membangun jejaring, berbagi pengalaman, dan belajar bersama dengan siswa-siswa terbaik dari seluruh Indonesia.
"Yang terpenting bukan hanya membawa pulang medali, tetapi bagaimana peserta memperoleh pengalaman, karakter, dan kompetensi yang akan menjadi bekal di dunia kerja maupun pendidikan lanjutan. Karena pada akhirnya, LKS bukan hanya tentang bertanding, tetapi juga bersanding, saling belajar, dan tumbuh bersama,"(Red).
