Tiga Asesor Nasional Disiapkan, Seleksi Sekda Lobar Segera Dimulai
RadarBumigora.Com.- Seleksi calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lombok Barat (Lobar) mulai memasuki tahapan serius. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tangerang memastikan kesiapannya menjadi asesor dalam proses seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekda Lobar.
Bahkan, lembaga yang telah bersertifikat nasional tersebut menyiapkan tiga orang asesor untuk menguji para kandidat Sekda Lobar. Tim asesor dijadwalkan datang ke Lombok Barat pada 23- 24 September 2026 mendatang.
Kepastian tersebut diperoleh setelah Pj Sekda Lobar H. Saepul Akhkam bersama Kepala BKPSDM Lobar Baiq Mustika Dwi Adni mendatangi BKPSDM Kota Tangerang di kawasan Karawaci, Tangerang, Senin (14/9/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan tidak lama setelah Ahkam mengikuti rapat daring bersama Panitia Seleksi (Pansel) JPTP Sekda Lobar. Selain memastikan kesiapan asesor, kunjungan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi Pemkab Lobar untuk mempelajari pengelolaan manajemen talenta ASN yang telah diterapkan Pemkot Tangerang.
"Kedatangan kami di samping ingin memastikan pihak BKPSDM Kota Tangerang tetap menjadi asesor, kami juga harus belajar ke daerah yang telah menerapkan sangat maju dalam manajemen talenta. Banyak hal yang kami diskusikan dan justru membuat kami ingin bekerja sama dalam hal Corporate University," jelas Pj Sekda Lobar H. Saepul Akhkam.
Meski tahapan seleksi terus berjalan, peluang bagi ASN lain untuk ikut bertarung memperebutkan kursi Sekda Lobar masih terbuka.
Ahkam menyebut pendaftaran masih berlangsung hingga 17 September.
Saat ini, sudah ada tujuh orang yang mendaftar sebagai calon Sekda Lobar. Namun, Ahkam masih berharap jumlah pendaftar bertambah sebelum masa pendaftaran ditutup.
"Masih ada waktu sampai tanggal 17 September nanti. Saya tetap berharap semoga dapat diikuti oleh para pendaftar yang lain selain tujuh yang sudah terlebih dahulu mendaftar," tegas Ahkam.
Ia memastikan seluruh tahapan seleksi akan dikawal agar tidak keluar dari ketentuan yang berlaku. Pemkab Lobar juga akan terus melakukan konsultasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN), baik melalui Kantor Regional maupun langsung ke BKN pusat.
"Kami tetap akan konsultasi dengan BKN, baik melalui Kantor Regional maupun di pusat agar proses pansel Sekda ini bisa berjalan dengan baik dan sesuai aturan," katanya.
Di balik kunjungan ke Tangerang, Pemkab Lobar juga mulai melirik pola pengembangan kompetensi ASN yang diterapkan daerah tersebut. Sistem itu dikenal dengan Tangerang Government University (Gorvu), sebuah model pengembangan kompetensi ASN yang mengintegrasikan pembelajaran, pekerjaan, manajemen pengetahuan, teknologi pembelajaran, manajemen talenta, hingga kebutuhan strategis organisasi pemerintahan.
Sementara Kepala BKPSDM Lobar Baiq Mustika Dwi Adni mengatakan, Gorvu telah berjalan lebih dari tiga tahun. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di Tangerang bahkan dijadikan sebagai tempat belajar bagi ASN.
"Jadi seorang ASN bisa belajar melalui pelatihan formal, coaching, mentoring, praktik pekerjaan, sharing pengalaman antar-OPD, pembelajaran digital dan lain sebagainya," paparnya.
Menurutnya, pola tersebut menarik untuk dipelajari karena pengembangan kompetensi ASN tidak hanya dilakukan melalui pelatihan formal. ASN juga diberikan ruang untuk belajar langsung dari praktik kerja serta pengalaman antarorganisasi perangkat daerah.
"Kita belajar tidak hanya organisasinya, tapi bagaimana praktik dalam peningkatan kompetensi ASN yang akan menunjang upaya kita dalam mencapai target-target yang tertuang dalam RPJMD," katanya.
Pemkab Lobar pun membuka peluang untuk menjalin kerja sama dengan BKPSDM Kota Tangerang dalam pengembangan kompetensi ASN. Kerja sama tersebut nantinya dapat diarahkan sesuai kebutuhan Pemkab Lobar dan target pembangunan daerah yang tertuang dalam RPJMD.
"Kita dimungkinkan menjalin kerja sama. Kami akan laporkan kepada Bu Wabup. Proses pembelajaran secara daring dan bersertifikat dan kita bisa memilih kompetensi apa yang dibutuhkan dalam rangka pencapaian target dalam RPJMD," Ujarnya.
Sementara Kepala BKPSDM Kota Tangerang Jatmiko memastikan pihaknya siap memenuhi permintaan Pemkab Lobar. Tiga asesor akan diterjunkan sesuai jadwal yang telah disepakati.
"Sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh pihak Lombok Barat, kami akan datang di tanggal 23 dan 24 September ini," ujar Jatmiko.
BKPSDM Kota Tangerang dipilih sebagai lembaga asesor lantaran telah mengantongi sertifikasi nasional serta memiliki sejumlah prestasi dalam pengembangan kompetensi ASN.
Bahkan, Wakil Bupati Lobar Hj. Nurul Adha sebelumnya meminta agar lembaga tersebut tetap dipercaya menjadi asesor dalam seleksi calon Sekda Lobar. (Red).
