Budaya Lokal Jadi Senjata, SMKN 1 Jonggat Bentuk Generasi BESTARI
RadarBumigora.Com – Budaya lokal tak sekadar menjadi warisan masa lalu. Di tangan generasi muda, budaya menjadi identitas yang harus terus dijaga, dikenalkan, dan diwariskan. Semangat itulah yang digaungkan SMKN 1 Jonggat dalam memperingati Hari Kebudayaan sekaligus HUT ke-81 Kabupaten Lombok Tengah, Kamis (15/10).
Kegiatan diawali dengan apel pagi yang diikuti seluruh warga sekolah. Momentum tersebut kemudian dirangkai dengan sejumlah perlombaan bernuansa budaya lokal. Suasana sekolah pun berubah semarak dengan keterlibatan para siswa dalam berbagai permainan tradisional.
Sedikitnya lima jenis perlombaan digelar. Mulai dari fashion show baju adat, gasing, cungkit, ceprak, hingga congklak. Permainan yang mulai jarang ditemui dalam keseharian anak-anak itu kembali dihidupkan di lingkungan sekolah.
Bagi SMKN 1 Jonggat, perlombaan tersebut bukan semata-mata untuk mencari pemenang. Lebih dari itu, kegiatan menjadi media pembelajaran bagi siswa agar mengenal lebih dekat kekayaan budaya dan permainan tradisional daerah.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya daerah sekaligus mempererat kebersamaan seluruh warga sekolah,” Ungkap Kepala SMKN 1 Jonggat, H. Ruju Rahmad, S.Pd., M.T.
Dikatakan, Antusiasme siswa terlihat dalam setiap perlombaan. Persaingan berlangsung dalam suasana penuh keceriaan. Permainan gasing, cungkit, ceprak dan congklak menjadi ruang bagi siswa untuk mengenal kembali permainan tradisional yang sarat nilai kebersamaan, ketangkasan dan sportivitas.
Sementara fashion show baju adat menjadi panggung bagi siswa untuk menunjukkan kebanggaan terhadap identitas budaya.
Busana tradisional tidak hanya dikenakan sebagai simbol seremonial, tetapi juga diperkenalkan sebagai bagian dari kekayaan budaya yang patut dihargai generasi muda.
Pihak sekolah menegaskan, pelestarian budaya harus dimulai dari lingkungan terdekat, termasuk sekolah. Sebab, derasnya perkembangan zaman dan teknologi membuat permainan serta tradisi lokal berpotensi semakin terpinggirkan.
Karena itu, SMKN 1 Jonggat berkomitmen menjadikan kegiatan berbasis budaya sebagai salah satu cara membangun karakter siswa. Generasi muda diharapkan tumbuh sebagai pribadi yang kreatif, berkarakter, sekaligus memiliki kebanggaan terhadap warisan leluhur.
“Budaya bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan identitas yang harus dijaga dan dilestarikan bersama,” Pesannya.
Semangat itu sekaligus diarahkan untuk mewujudkan generasi BESTARI, yakni generasi yang tidak hanya unggul dalam kompetensi, tetapi juga memiliki karakter dan kecintaan terhadap budaya bangsa.
Melalui peringatan Hari Kebudayaan dan HUT ke-81 Kabupaten Lombok Tengah ini, SMKN 1 Jonggat ingin memastikan budaya lokal tetap hidup di tengah generasi muda. Sebab, melestarikan budaya hari ini berarti menjaga identitas daerah untuk masa depan.
Lestarikan budaya, kuatkan identitas, dan wujudkan generasi BESTARI yang bangga terhadap budaya negeri. (Red)
