HUT ke-22 DPD RI, Setetes Darah Sejuta Harapan untuk Masyarakat NTB
RadarBumigora.Com– Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI di Nusa Tenggara Barat (NTB) tak sekadar diisi seremoni.
Semangat kepedulian terhadap masyarakat diwujudkan melalui aksi donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis.
Kegiatan sosial dipusatkan di Kantor Sekretariat DPD RI Provinsi NTB, Jalan Airlangga Nomor 91, Punia, Kota Mataram, mulai pukul 08.30 Wita hingga selesai, Kamis (22/10/2026).
Sejumlah elemen masyarakat turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mulai dari masyarakat umum, staf, hingga perwakilan TNI dan BUMN. Kegiatan ini juga menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) dan Dinas Kesehatan.
Anggota DPD RI Dapil NTB, Hj. Evi Apita Maya, S.H., M.Kn., mengatakan donor darah menjadi salah satu bentuk kepedulian DPD RI terhadap masyarakat. Menurutnya, kebutuhan darah masih menjadi persoalan penting yang membutuhkan perhatian bersama.
“Setetes darah sejuta harapan. Kegiatan ini sangat bermanfaat karena darah sangat dibutuhkan masyarakat. Untuk mendapatkan darah bagi yang membutuhkan itu kita sangat kesulitan,” katanya.
Evi menjelaskan, kegiatan donor darah tersebut dilaksanakan secara serentak di kantor-kantor perwakilan DPD RI di seluruh Indonesia. Agenda tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT DPD RI ke-22.
“Kegiatan ini setiap tahun kami selenggarakan dalam rangka memperingati HUT DPD RI. Ini merupakan wujud kepedulian kami terhadap masyarakat, terutama dalam bidang kesehatan,” ujarnya.
Tak hanya donor darah, peserta juga mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis. Pemeriksaan sederhana tersebut dinilai penting sebagai langkah preventif agar masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini.
Evi menambahkan, rangkaian kegiatan sosial HUT DPD RI tidak hanya terpusat pada donor darah. Masing-masing anggota DPD RI juga memiliki bentuk kegiatan sosial sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di daerah masing-masing.
“Ada yang memberikan bantuan kepada para jompo, ada juga yang di daerah kekeringan memberikan air bersih dan kegiatan sosial lainnya. Masing-masing anggota punya kreativitas masing-masing,” jelasnya.
Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan, DPD RI NTB menggandeng sejumlah mitra. Selain PMI dan Dinas Kesehatan, dukungan juga datang dari Pertamina, PT PLN, Bulog, serta Bank Indonesia (BI).
Sejumlah mitra tersebut turut memberikan dukungan, termasuk bantuan sembako yang disalurkan kepada para pendonor.
Sementara itu, Anggota DPD RI Dapil NTB TGH Ibnu Halil, S.Ag., M.Pd.I., mengatakan kegiatan sosial menjadi bagian penting dari peran DPD RI sebagai representasi masyarakat daerah.
“Kita sebagai representatif masyarakat tentu juga memperhatikan kegiatan sosial ini. Karena itu, sudah menjadi kesepakatan dan imbauan pimpinan DPD RI untuk mengadakan kegiatan sosial di masing-masing daerah,” katanya.
Menurutnya, kegiatan serupa dilaksanakan di 38 provinsi. Donor darah dan pemeriksaan kesehatan menjadi bentuk kegiatan yang diharapkan memberikan dampak langsung kepada masyarakat.
“Alhamdulillah saat ini terlaksana di 38 provinsi. Ini memang penting, termasuk cek kesehatan dan donor darah,” ujarnya.
Senator asal NTB, Mirah Midah dan Fahmid, juga menilai kegiatan sosial tersebut dapat menjadi agenda yang terus dikembangkan. Terlebih apabila mendapatkan respons positif dari masyarakat.
“Kalau responsnya positif dari masyarakat, mungkin frekuensinya bisa kita berikan lebih dari satu kali setahun,” katanya.
Menurutnya, kegiatan donor darah dan cek kesehatan gratis menjadi salah satu cara sederhana untuk menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kita buat acara yang bisa berdampak terhadap masyarakat. Salah satunya cek kesehatan gratis, lalu kita bisa donor darah juga. Jadi kita bisa bermanfaat bagi sesama,” ujarnya.
Di sisi lain, momentum HUT DPD RI ke-22 juga bertepatan dengan masa reses anggota DPD RI. Seluruh anggota DPD RI asal NTB turut berada di daerah untuk menyerap aspirasi masyarakat.
Para senator melakukan pertemuan dengan konstituen, mitra kerja, serta organisasi perangkat daerah (OPD) di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Aspirasi yang dihimpun nantinya dibawa ke tingkat pusat untuk diperjuangkan sesuai kewenangan DPD RI.
“Sekarang kita juga sedang masa reses. Semua anggota DPD RI dari NTB sedang ada di sini untuk menghimpun aspirasi. Setelah kembali ke Jakarta, apa yang bisa kita perjuangkan pasti kita perjuangkan maksimal,” tegasnya.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, HUT ke-22 DPD RI diharapkan tidak berhenti sebagai momentum kelembagaan.
Lebih dari itu, peringatan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat kepedulian sosial, meningkatkan kesadaran kesehatan, sekaligus membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat yang membutuhkan. (Red).

