Musda Demokrat NTB ke V Berjalan Lancar, Aklamasi Jadi Sinyal Kuat

Daftar Isi

RadarBumigora.Com – Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Demokrat Nusa Tenggara Barat (NTB) berlangsung lancar di Hotel Lombok Astoria, Jumat (16/10). Pelaksanaan Musda kali ini juga diwarnai menguatnya informasi mengenai kemungkinan pemilihan ketua melalui mekanisme aklamasi.

Anggota DPRD Lombok Barat (Lobar) Partai Demokrat, Haris Karnaen mengatakan pelaksanaan Musda berjalan sesuai dengan arahan Ketua Umum Partai Demokrat. Ia berharap agenda konsolidasi tersebut menghasilkan kepemimpinan yang mampu memperkuat partai sekaligus memperjuangkan kepentingan masyarakat.

“Hari ini berjalan lancar. Sesuai dengan arahan Pak Ketum tadi,” kata Haris saat diwawancarai wartawan di Hotel Lombok Astoria, Jumat (16/10).

Terkait peluang aklamasi dalam pemilihan ketua DPD Demokrat NTB, Haris mengaku turut menerima informasi tersebut. Menurutnya, peluang aklamasi dengan figur ketua yang saat ini menjabat mulai mengemuka.

“Kami juga dapat informasi, insyaallah aklamasi dengan figur ketua yang sekarang,” ungkapnya.

Meski demikian, informasi tersebut masih berupa kemungkinan. Haris berharap proses Musda berjalan baik dan menghasilkan pemimpin yang mampu menjalankan arahan Ketua Umum serta Sekretaris Jenderal Partai Demokrat.

Menurut dia, kepemimpinan ke depan harus berorientasi pada kerja nyata, terutama dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat. Konsolidasi partai tidak boleh berhenti sebatas agenda organisasi, tetapi harus menjadi momentum memperkuat peran kader di tengah masyarakat.

“Harapannya, figur ketua kita ke depan bisa benar-benar bekerja untuk rakyat. Bersama Demokrat, artinya bekerja untuk rakyat,” tegasnya.

Selain persoalan kepemimpinan, Haris juga menyoroti target politik Demokrat NTB ke depan. Ia menyebut partai memiliki harapan untuk meningkatkan perolehan kursi legislatif, bahkan melampaui capaian tiga kursi DPRD yang menjadi target sebagaimana disampaikan dalam arahannya.

Namun, menurut dia, target tersebut tidak akan tercapai jika kader hanya berdiam diri. Dibutuhkan kerja maksimal, konsolidasi, serta keseriusan seluruh kader untuk membangun kedekatan dengan masyarakat.

“Tidak semata-mata target itu kita kejar dengan berdiam diri. Sebenarnya, harus ada kerja maksimal dari semua kader,” ujarnya.

Haris menegaskan, upaya mengembalikan kejayaan Demokrat harus dimulai dari penguatan kerja organisasi hingga ke tingkat bawah. Seluruh kader dituntut mengambil peran untuk memastikan partai hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia juga berharap peningkatan perolehan kursi dapat terjadi di Kabupaten Lombok Barat. 

Kendati belum merinci target khusus untuk daerah tersebut, Haris menyatakan bahwa kader Demokrat di Lobar perlu bekerja lebih keras agar jumlah kursi di lembaga legislatif dapat meningkat pada pemilu mendatang.

“Harapan kami, perolehan kursi di Lombok Barat ke depan juga lebih maksimal, lebih banyak lagi kursi Demokrat di Lombok Barat. Artinya, kami juga harus kerja keras, semua kader di situ,” katanya.

Haris menambahkan, perjuangan politik Demokrat semestinya tidak hanya berorientasi pada perolehan kursi. Lebih dari itu, partai harus mampu memperjuangkan kepentingan masyarakat melalui kerja nyata dan kehadiran kader di tengah warga.

“Demokrat harus benar-benar turun ke masyarakat,”(Red).