Vital bagi Prosesi Pemakaman, Aula Pekuburan Tanak Renteng Belum Rampung

Vital bagi Prosesi Pemakaman, Aula Pekuburan Tanak Renteng Belum Rampung

Senin, 19 Januari 2026, Januari 19, 2026



RadarBumigora.Com.Lombok Timur — Pembangunan Aula Pekuburan Tanak Renteng yang berlokasi di Dusun Padamara, Desa Batuyang, Kecamatan Pringgabaya, hingga kini masih belum rampung sepenuhnya.


Progres pembangunan diperkirakan baru mencapai sekitar 50 persen, meski keberadaan aula tersebut dinilai sangat vital bagi masyarakat sekitar, khususnya warga Dusun Rumbuk dan Dusun Padamara.


Aula pekuburan tersebut digunakan masyarakat saat mengantarkan jenazah ke Tempat Pemakaman Umum (TPU). Selain sebagai tempat singgah sementara sebelum prosesi pemakaman, aula ini juga berfungsi untuk mengantisipasi kondisi cuaca ekstrem, terutama hujan deras yang kerap terjadi pada musim hujan.


Tak hanya itu, aula pekuburan juga dimanfaatkan sebagai tempat penyimpanan perlengkapan pemakaman, seperti alat penggali tanah dan kebutuhan lainnya. Fasilitas tersebut sangat membantu masyarakat agar peralatan tetap tertata rapi, aman, dan mudah digunakan saat dibutuhkan.


Berdasarkan pantauan di lapangan, pembangunan yang telah terealisasi baru sebatas struktur utama bangunan. Sementara penyelesaian atap, lantai, dinding, serta fasilitas pendukung lainnya masih dalam proses, sembari menunggu kelanjutan pendanaan dari sumbangan masyarakat dan pemerintah.


Salah satu Panitia Pembangunan Aula Pekuburan Tanak Renteng, Heru Rahman Zaini, mengatakan saat ini pembangunan telah memasuki tahap pengerjaan struktur utama atap menggunakan bondex cor dax.


“Alhamdulillah, sejumlah tiang beton dan balok penyangga sudah berdiri kokoh membentuk kerangka bangunan aula. Pekerjaan struktur beton sudah rampung, meski bagian atap dan dinding belum terpasang,” jelasnya.


Ia menambahkan, di bagian dalam bangunan masih terlihat rangka penopang sementara serta sisa material konstruksi. Lingkungan sekitar bangunan juga masih dipenuhi vegetasi liar, menandakan pembangunan belum sepenuhnya dilanjutkan.


Menurut Heru, aula pekuburan ini diharapkan dapat menjadi fasilitas penunjang prosesi pemakaman sekaligus kegiatan sosial keagamaan masyarakat sekitar. Ke depan, pembangunan akan dilanjutkan pada tahap pengecoran atap, pemasangan dinding, serta penyelesaian sarana pendukung lainnya agar aula dapat segera difungsikan.


“Untuk material sebenarnya sudah ada. Tinggal melanjutkan pengerjaan saja, dananya tinggal ditambah sedikit,” ungkapnya.


Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan aula pekuburan ini merupakan kelanjutan dari perjuangan para tokoh masyarakat yang telah menginisiasi penataan kawasan pekuburan sejak beberapa tahun lalu, namun kini telah wafat, di antaranya almarhum Ayahanda Marzuki atau Amaq Sulhiah dan almarhum bapak Musipuddin serta para pendahulu.


“Tugas kita sekarang melanjutkan perjuangan para pendahulu sejak tahun 2022. Penembokan pekuburan sepanjang 870 meter yang dibiayai melalui sumbangan masyarakat, donatur dan pemerintah, Alhamdulillah sudah rampung pada 2022 lalu,” katanya.


Oleh karena itu, masyarakat berharap pembangunan Aula Pekuburan Tanak Renteng dapat segera diselesaikan.


Selain meningkatkan kenyamanan dan kelancaran prosesi pemakaman, keberadaan aula ini juga diharapkan menjadi fasilitas permanen yang mendukung pelayanan sosial dan kemanusiaan bagi warga Dusun Rumbuk dan Dusun Padamara, Desa Batuyang. (Red)

TerPopuler