SMAN 10 Mataram Laksanakan Pagi Ceria, Perkuat Karakter dan Semangat Kebangsaan Siswa

SMAN 10 Mataram Laksanakan Pagi Ceria, Perkuat Karakter dan Semangat Kebangsaan Siswa

Selasa, 03 Februari 2026, Februari 03, 2026



RadarBumigora.Com.Mataram — Seluruh satuan pendidikan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) secara serentak melaksanakan kegiatan Pagi Ceria dan Upacara Bendera pada hari pertama efektif masuk sekolah Semester Genap Tahun Pelajaran 2025/2026. 


Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2026 tentang pelaksanaan Pagi Ceria dan Upacara Bendera.


Kegiatan tersebut dilaksanakan di seluruh jenjang pendidikan di wilayah NTB. Salah satu sekolah yang melaksanakannya adalah SMAN 10 Kota Mataram, yang menggelar Pagi Ceria dan Upacara Bendera dengan tertib dan khidmat di lingkungan sekolah, Senin (5/1).


Upacara bendera dipimpin langsung oleh Kepala SMAN 10 Kota Mataram, M. Furkan, S.Pd., M.Pd., yang menjabat sejak tahun 2023, selaku pembina upacara. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh peserta didik, guru, serta tenaga kependidikan.


Dalam amanatnya, M. Furkan menegaskan bahwa pelaksanaan Pagi Ceria dan Upacara Bendera tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi momentum penting dalam membangun karakter dan jati diri peserta didik.


“Pagi Ceria dan upacara bendera ini menjadi sarana untuk memperkuat karakter siswa, menumbuhkan semangat kebangsaan, serta membangun budaya sekolah yang aman, nyaman, dan positif,” ujarnya.


Ia menambahkan, sekolah harus menjadi ruang yang bebas dari kekerasan dan perundungan, sehingga seluruh siswa dapat belajar dan berkembang secara optimal.


“Kami ingin memastikan bahwa SMAN 10 Mataram menjadi lingkungan yang ramah bagi anak, bebas dari kekerasan, serta menjunjung tinggi nilai saling menghormati dan kebersamaan,” tambahnya.


Sebagai bagian penting dalam rangkaian kegiatan, seluruh siswa SMAN 10 Kota Mataram secara bersama-sama mengucapkan Ikrar Anti Kekerasan di Sekolah. Ikrar tersebut menjadi bentuk komitmen kolektif seluruh warga sekolah untuk menolak segala bentuk kekerasan, perundungan, dan perilaku negatif di lingkungan pendidikan.


Rangkaian kegiatan Pagi Ceria ditutup dengan menyanyikan lagu “Hari Baru” oleh seluruh guru dan siswa. Lagu ciptaan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Abdul Mu’ti, dengan aransemen Dwiki Dharmawan dan dibawakan oleh Claudy Qaila Sakhi, menjadi simbol semangat baru, kebersamaan, serta optimisme dalam mengawali proses pembelajaran Semester Genap.


Melalui pelaksanaan serentak kegiatan Pagi Ceria dan Upacara Bendera ini, satuan pendidikan di Provinsi NTB menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, sekaligus memperkuat pendidikan karakter sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia di lingkungan sekolah. (Red).

TerPopuler