Program Literasi KKN Unram Tuai Dukungan Sekolah dan Desa

Program Literasi KKN Unram Tuai Dukungan Sekolah dan Desa

Rabu, 11 Februari 2026, Februari 11, 2026

 



RadarBumigora.com.Lombok Tengah — Program Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Masyarakat Desa (KKN PMD) Universitas Mataram (Unram) di Desa Penujak, Kabupaten Lombok Tengah, menuai dukungan dari sekolah maupun pemerintah desa. 


Kegiatan KKN PMD telah berlangsung sejak tanggal 24 Desember 2025 hingga 5 Februari 2026 tersebut mengusung penguatan literasi sebagai implementasi program Kampus Berdampak.


Beragam program dijalankan mahasiswa, mulai dari sosialisasi literasi mengajar di Perpustakaan Desa Ulul-Azmi hingga edukasi masyarakat.


Kegiatan itu mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa bersama pengelola perpustakaan setempat.


Pimpinan Perpustakaan Desa Ulul-Azmi, Muji, SH, menuturkan kehadiran mahasiswa KKN memberi dampak positif terhadap peningkatan minat baca siswa. Bahkan, program yang dijalankan tidak hanya menyasar pelajar, tetapi juga melibatkan keluarga dan masyarakat.


“Kehadiran mahasiswa KKN sangat membantu memotivasi literasi siswa, sekaligus mengedukasi masyarakat melalui berbagai kegiatan,” ujarnya.


Selain program literasi, mahasiswa juga berkontribusi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan di Dusun Adong. Mereka menggelar sosialisasi bahaya narkoba bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) daerah sebagai narasumber. Kegiatan tersebut dibuka langsung Kepala Desa Penujak, Lalu Suharto, S.AP.


Ia menilai edukasi bahaya narkoba penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap risiko penyalahgunaan narkotika.


Program literasi ke sekolah menjadi salah satu fokus utama KKN PMD Unram di Desa Penujak. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan minat baca serta kemampuan literasi siswa melalui metode pembelajaran kreatif.


Mahasiswa juga menggelar sejumlah lomba literasi, di antaranya lomba mewarnai, lomba puisi, dan lomba bertutur. Kegiatan tersebut diharapkan mampu memperluas wawasan siswa, menumbuhkan minat baca, sekaligus melatih kreativitas dan kemampuan berpikir kritis.


Berdasarkan Rapor Pendidikan dua tahun terakhir (2024–2025), Gugus 3 Penujak yang terdiri dari tujuh SDN menunjukkan capaian literasi masih rendah di lima sekolah. Kondisi ini membuat pihak sekolah menyambut baik intervensi program literasi mahasiswa KKN.


Kepala SDN 4 Penujak, Wangsitna, S.Pd., mengaku terbantu dengan kehadiran mahasiswa di sekolahnya.


“Kehadiran mahasiswa KKN di sekolah kami sangat membantu guru-guru dalam meningkatkan minat baca siswa,” ungkapnya.


Sebelumnya, tujuh sekolah tersebut juga telah mendapat sosialisasi literasi bagi kepala sekolah dan guru melalui program pengabdian kepada masyarakat oleh dosen Unram sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.


Dosen Magister Administrasi Pendidikan Unram, Mohamad Mustari, menegaskan program literasi seperti ini diharapkan dapat berkelanjutan melalui kolaborasi kampus dan desa.


“Program-program seperti ini perlu terus berlanjut sebagai bentuk kolaborasi desa dan Unram dalam implementasi Kampus Berdampak,” tandasnya. (Red).

TerPopuler